5 Cara Untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina

5 Cara Untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina

5 Cara untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina - Assalamualaikum, Kasus pandemi COVID-19 di indonesia, saat ini masih menunjukan angka peningkatan setiap harinya. Berbagai hal dilakukan pemerintah untuk menurunkan dan menghentikan penyebaran virus COVID-19, salah satunya dengan membatasi kegiatan masyarakat diluar rumah, termasuk kegaitan perkantoran dan belajar mengajar disekolah. Pembatasan kegiatan diluar ruangan dan belajar mengajar yang dilakukan dari rumah tentunya membatasi akses anak-anak untuk melakukan kegiatan diluar ruangan.

Meskipun hal ini baik untuk pencegahan, penyebaran, dan penularan. tetapi menghabiskan waktu selama 24 jam dirumah secara terus menerus dapat berdampak butuk bagi anak. Tidak hanya kurangnya aktivitas fisik, anak-anak juga dapat mengalami rasa bosan yang dapat memengaruhi kondisi mentalnya. Lalu, adakah cara bagi orang tua untuk membuat anak kembali merasa bahagia selama karantina? Simak ulasannya disini.

Lakukan Ini Agar Anak Bahagia Selama Karantina

Pembatasan aktivitas untuk mencegah penyebaran COVID-19 membuat hampir seluruh aktivitas dilakukan dari rumah. Tidak hanya aktivitas perkantoran, kegiatan belajar mengajar disekolah pun dipindahkan dalam rumah. Tentunya hal ini dirasakan sangat berbeda dan membuat aktivitas fisik anak-anak menjadi lebih terbatas.

Situasi ini kerap membuat anak-anak merasa bosan dengan rutinitas yang sama setiap harinya. Selain rentan alami gangguan kesehatan fisik, kondisi ini meningkatkan resiko gangguan kesehatan mental pada anak-anak akibat rasa bosan yang dirasakan. Untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan yang dapat dialami anak, sebaiknya orang tua ketahui beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak tetap bahagia selama karantina. Berikut 5 Cara Untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina :

1. Buat Jadwal Setiap Harinya

Orang tua perlu membuat jadwal untuk kegiatan anak setiap hari. Mulai dari kegiatan sekolah yang dilakukan dirumah hingga anak-anak kembali istirahat pada malam hari. Buatlah kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan membuat anak tidak bosan selama karantina. Jangan lupa menyiapkan waktu istirahat untuk anak agar kondisi kesehatannya tetap terjaga dengan baik.

Agar anak-anak lebih antusias dengan jadwal yang dibuat, ibu dapat membuat jadwal bersama-sama dengan anak. Hal ini membuat anak akan lebih merasa bertanggung jawab dan senang melakukan kegiatan yang sudah direncanakan bersama.

2. Biarkan Anak Mengutarakan Isi Hatinya

Saat anak-anak mengeluhkan perasaanya, sebaiknya orang tua dengarkan apa yang menjadi keluhan anak. Pastikan ibu memberikan dukungan pada anak-anak terkait perasaan yang dialaminya dan buatlah anak merasa nyaman dengan kondisi tersebut.

3. Buatlah Waktu Istirahat Yang Menyenangkan

Sebaiknya buatlah waktu istirahat yang menyenangkan setelah anak menyelesaikan kewajiban sekolahnya. Ibu bisa ajak anak untuk siapkan makan siang bersama atau bermain permainan kesukaan anak.

Lakukan hal ini secara bergantian setiap harinya agar anak memiliki kegiatan yang berbeda dan terhindar dari rasa bosan. Dengan begitu, anak akan merasa lebih bahagia. Tidak hanya dampak positif pada anak, melakukan kegiatan menyenangkan bersama anak, ternyata dapat memperkuat ikatan emosional antara anak dengan orang tua.

4. Ajarkan Hal Baru Pada Anak

Tidak ada salahnya ibu mengajarkan hal-hal baru pada anak. Selain dapat mengisi waktu luang, mengenalkan berbagai hal baru pada anak dapat membuat wawasan dan kemampuan anak bertambah. Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan bersama anak, misalnya mengajak anak memasak, berkebun sekaligus mengenalkan jenis sayuran, dan membereskan rumah.

5. Perhatian Kondisi Kesehatan Anak

Selama masa pandemi, jangan lupa untuk selalu perhatikan kondisi kesehatan anak. Berikan anak asupan makanan yang dapat memenuhi nutrisi dan gizi agar sistem imun tubuhnya dapat bekerja dengan optimal. Dengan begitu, anak akan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat dialami, termasuk COVID-19.

Selain itu, pastikan ibu dan anak mengurangi aktivitas diluar ruangan agar terhindar dari penularan COVID-19. Jika sangat diperlukan, jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan selalu cuci tangan saat melakukan aktivitas diluar rumah.

Itulah 5 Cara Untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina. Namun tidak hanya kondisi anak, orang tua pun perlu merasakan perasaan bahagia yang sama. Orang tua perlu membahagiakan dirinya terlebih dahulu untuk membuat anak bahagia. Jadi, para orang tua jangan lupa untuk tetap kelola stres dimasa pandemi ini agar dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang bahagia.

Tentunya, perubahan yang terjadi dalam masa pandemi membuat sebagian orang tua merasa stres. Stres yang dapat dikelola dengan baik berdampak pada kondisi kesehatan fisik serta kualitas hidup seseorang.

Mungkin cukup sekian untuk pembahasan 5 Cara Untuk Orang Tua Agar Anak Bahagia Selama Karantina, semoga bermanfaat. Mohon Maaf jika ada kesalahan dalam memberikan pembahasan. Sekian, Wassalamuaikum Wr. Wb.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel